Larangan Mencela Masa

Telah menceritakan kepada kami Al Humaidi, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Azzuhri dari Sa’id bin Musayyab dari Abu Hurairah berkata,

“Nabi ﷺ bersabda,

اللَّهُ تَعَالَى يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ بِيَدِي الْأَمْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Anak adam menyakiti-Ku dan mencela masa, padahal Aku adalah masa, di tangan-Ku lah  segala urusan, Akulah yang membolak-balikkan siang dan malam.'” (HR Bukhari no.7491)

Dari hadist tersebut kita ketahui bahwa dilarang untuk mencela suatu masa. Terkadang kita mendengar perkataan sebagian orang “hujan terus bikin cucian susah kering aja” atau “panas sekali mau keluar jadi malas” dan perkataan – perkataan celaan lainnya.

Allah Ta’ala lah yg mempunyai kuasa atas segala sesuatu yg terjadi di muka bumi ini. Dia lah yg berkehendak dan kita sebagai hamba Nya harus menerima dengan keikhlasan apapun kondisinya karena itulah ketetapan Allah Ta’ala.

Larangan mencela masa juga ada pada sebuah hadits

Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Hisyam dari Ibnu Sirin dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ beliau bersabda,

لَا تَسُبُّوا الدَّهْرَ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الدَّهْرُ

“Janganlah kalian mencela masa, Karena sesungguhnya Allahlah pencipta masa.” (HR Muslim no.4169)

Makhluk itu mungkin menyakiti Allah Ta’ala. Akan tetapi, makhluk tidak mungkin menimbulkan bahaya (dharar) kepada Allah Ta’ala. Dalam hadits di atas, Allah Ta’ala mengabarkan bahwa Dia tersakiti dengan perbuatan sebagian makhluk-Nya yang suka mencela masa. Hal ini juga sebagaimana firman Allah Ta’ala, (https://muslim.or.id)

Allah ﷻ berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فِى الدُّنْيَا وَا لْاٰ خِرَةِ وَاَ عَدَّ لَهُمْ عَذَا بًا مُّهِيْنًا

“Sesungguhnya (terhadap) orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi mereka.” (Al-Ahzab : Ayat 57)

Ancaman azab dari Allah Ta’ala itu pedih maka ridho lah dengan apa yg Allah Ta’ala kehendaki dan semoga bisa menjadi pengingat kita semua agar tidak mencela masa.

6 Rabiul Tsani 1447 / 29 September 2025

 

 

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *